4 Resiko Memakai Behel atau Kawat Gigi

Diposting pada

4 Resiko Memakai Behel atau Kawat Gigi

Selain manfaat memakai kawat gigi alias behel yang sudah dijelaskan dalam artikel sebelumnya, ternyata ada resiko yang perlu diperhatikan sebelum Anda ingin memasang aksesoris gigi ini. Berikut ini beberapa resiko yang wajib sahabat pikirkan terlebih dahulu.

  1. Tidak nyaman di mulut

Pada beberapa kasus, pemasangan kawat gigi alias behel akan menimbulkan rasa yang tidak nyaman. Masalah-masalah yang timbul setelah memakai behel diantaranya adalah gigi yang menjadi terasa sakit. Baik saat setelah pemasangan behel, sedikit longgar. Dan juga seperti merasakan kurangnya tenaga saat menggigit makanan yang agak keras.

Setelah memasang kawat gigi atau behel biasanya dokter akan menganjurkan sahabat untuk berpuasa. Berpuasa untuk memakan makanan yang terksturnya keras. Sahabat akan dianjurkan memakan bubur untuk beberapa hari atau mengkonsumsi makanan yang memiliki terkstur yang sedikit lembut.

Selain berpuasa makan makanan yang bertekstur keras. Puasa mengkonsumsi minuman yang mengandung asam. Biasanya juga dianjurkan oleh dokter setelah memasang kawat gigi tersebut, seperti kopi, soda, dan lain sebagainya.

Selain beberapa hal diatas, masalah yang timbul setelah pemasangan kawat gigi biasanya timbulnya rasa nyeri pada bibir bagian dalam.

Hal tersebut dikarenakan gesekan-gesekan kawat gigi pada bagian dalam mulut, seperti bibir, pipi bagian dalam dan rongga mulut. Namun setelah rasa kaget akan pemasangan kawat gigi tersebut hilang, secara berangsur akan menjadi biasa dan normal-normal saja. Itu dikarenakan bagian tubuh kita menyesuaikan terhadap perubahan-perubahan struktur yang dilakukan. Yang tak kalah lucu nya adalah meningkatnya produksi air liur setelah pemasangan kawat gigi. Jangan bayangkan air liur yang sampai membludak pada mulut Anda seperti kran dispenser yang terbuka ya.

Baca ini juga:  Pelajari Cara Diet Orang Jepang Yang Sukses

Meningkatnya produksi air liur ini hanya akan terjadi pada pekan awal setelah pemasangan kawat gigi saja. Setelah berangsur kemudian produksi air liur akan kembali ke volume normal.

Hal terakhir yang membuat tidak nyaman setelah memasang kawat gigi atau behel adalah sedikit kesulitan pada saat berbicara. Bayangkan saja dulu, gigi Anda dengan ketebalan seperti itu masih ditambah dengan tebalnya behel yang terpajang indah di gigi Anda. Namun jangan khawatir, pada kasus yang sudah terjadi, kesulitan pada saat berbicara ini hanya terjadi beberapa hari saja, dikarenakan proses penyesuaian oleh tubuh kita.

  1. Resorpsi akar

Akar? Resorpsi akar? Apa itu? Bagaimana bisa?

Bukan akar tumbuhan pastinya ya. Resorpsi akar adalah pemendekan pada akar gigi Anda. Hal tersebut sudah biasa terjadi pada sebagian besar orang yang memakai kawat gigi alias behel. Bukan hanya pada orang yang setelah memakai behel saja yang mengalami hal tersebut. Tetapi juga terhadap orang yang terbiasa melakukan perawatan gigi mereka ke dokter ortodontik. Resorpsi akar atau pemendekan pada akar gigi ini tidak akan terjadi selamanya ya, akar gigi akan kembali ke ukuran normal secara bertahap. Tentunya pada mereka yang memiliki kesehatan gigi yang baik. Jadi rawatlah gigi Anda secara rutin ya.

  1. Cedera

Karena kawat gigi alias behel yang baru terpasang pada gigI Anda dapat mengakibatkan cederanya beberapa bagian seperti bibir bagian dalan dan pipi bagian dalam. Hal tersebut biasa terjadi karena benturan atau pukulan yang mengenai mulut Anda akan menggores bagian dalam bibir dan pipi Anda.

Jadi jangan sampai mulut Anda terkena benturan-benturan kecil atau bahkan terkena pukulan ya.

Pemakaian kawat gigi dan brecket yang sudah tidak layak pakai atau seharusnya dapat membuat longgar atau tidak presisi lagi kawat gigi atau behel yang terpasang pada gigi Anda. Jadi jika sudah memasang kawat gigi atau behel ada baiknya cek rutin keadaan kawat gigi yang terpasang ya. Apakah masih layak digunakan atau tidak. Dan jangan sampai lupa kapan waktunya Anda harus mengganti kawat gigi dan atau brecket nya. Agar hasil yang didapatkan sesuai dengan harapan kita.

  1. Gigi kembali dalam bentuk semula

Seringkali permasalahan yang muncul setelah melepas kawat gigi alias behel yang dipakai adalah kembali nya struktur gigi yang tidak rapi seperti sebelum memakai behel. Hal ini mungkin terjadi jika pada saat memakai kawat gigi kita tidak melakukan perawatan yang baik dan benar sesuai petunjuk yang diberikan oleh dokter. Kemungkinan lebih besar ketika bersentuhan dengan alat ortodentik yang bernama retainer. Jadi rawatlah kawat gigi alias behel yang sudah terpasang sesuai petunjuk dokter, lakukan perawatan rutin di dokter gigi Anda sesuai jadwal yang sudah diberikan.

Baca ini juga...