Solusi Cinta Beda Agama Yang Wajib Kamu Atasi Biar Langgeng

Diposting pada

Cinta memang nggak melihat keadaan suku, agama, ras dan antar golongan. Sekalinya bisa bersama kamu dan dia bisa merasakan indahkan kebersamaan dan saling berbagi.

Tetapi sepertinya memiliki suatu hal yang berbeda di antara pasangan bisa menjadi penghalang. Misalnya agama yang telah menjadi suatu persoalan sejak jaman dahulu. Cinta beda agama memiliki banyak contoh kasus yang seringnya mengalami akhir yang nggak bisa bersama.

Sedih memang namun kamu dan pasangan biasanya terus melanjutkan hubungan meski kadang nggak mendapat restu. Berikut hal-hal yang bisa kamu lakukan ketika merasakan cinta beda agama:

1. Siap mengahadapi perbedaan 

perbedaan

Bagaimanapun juga pacaran berbeda agama sangat rentan masalah. Perbedaan seolah menjadi duri di dalam hubungan. Masalah yang datang karena perbedaan tersebut nggak perlu dihindari justru jika kamu dan pasanganmu bisa menghadapi setiap permasalahan yang terjadi, akan menguatkan hubungan kalian, kan?

Jika kalian sedang berbicara serius untuk membahas masalah perbedaan tersebut, usahakan hindari kalima-kalimat yang memicu pertengkaran.

Karena masalah perbedaan agama adalah suatu hal yang sangat sensitif. Menghindari bicara soal perbedaan di antara kalian hanya akan menunda masalah saja.

Cepat atau lambat, kamu dan dia harus mengakui bahwa kalian memiliki filosofi yang berbeda dalam hidup. Meskipun kamu atau pacar bukan orang yang sangat religius, pada akhirnya kalian harus menghadapi masalah-masalah seperti keluarga, adat-istiadat dan budaya.

2. Jangan putus berusaha dan selalu berdoa 

jangan-aputus-asa

Jangan putus doa dan usaha untuk mempertahankan hubungan kalian. Walau kalian sama-sama menyadari bahwa ini adalah hubungan yang sulit.

Baca ini juga:  6 Keuntungan Punya Cewek Pendek, Dijamin Gak Bakal Nyesel Pokoknya

Namun jika cinta sudah berbicara pasti semua akan kalian lakukan demi keutuhan hubungan, kan? Percaya saja bahwa Tuhan ada bersama orang-orang yang berusaha.

Meskipun pacaran beda agama bisa membuat kalian merasa was-was terus, jangan lupa untuk menikmati waktu kalian bersama sebagai sepasang manusia yang sedang dimabuk cinta!

Ingat, kalian berhak untuk merasa bahagia dan puas sama seperti pasangan lainnya. Jangan sampai kamu terlalu sibuk mengurus soal keyakinan tapi lupa untuk meresapi setiap momen bersamanya.

3. Jangan mengubah jati diri pasanganmu 

jangan-mengubah-jati-diri

Keyakinan merupakan suatu hal yang sangat pribadi. Memaksakan kehendakmu dengan cara mengubah pasanganmu menjadi apa yang kamu inginkan akan membuat hubungan kalian semakin rumit saja.

Biarkan kalian saling bertoleransi satu sama lain. Bukankah menghormati keyakinan pasangan merupakan bagian dari rasa sayang? Jika terjadi berbedaan pendapat, diskusikan secara bijaksana agar tercipta solusi yang tepat untuk kalian berdua.

Selama membangun hubungan dengannya, kamu harus mau toleran dan sekali-kali berusaha memahami pasanganmu melalui agamanya.

Bukan berarti kamu akan pindah ke agamanya atau ia akan pindah ke agamamu tapi paling nggak kalian mau membuka diri pada hal yang sangat bermakna bagi pasanganmu. Kamu bisa mencoba datang ke rumah ibadah masing-masing atau saling menemani saat menjalankan ibadah keagaman.

4. Saling menghargai keyakinan masing-masing 

menghormati-keyakinan

Perlu kamu ingat bahwa tidak ada keyakinan yang sepenuhnya salah. Setiap orang memiliki haknya masing-masing untuk meyakini suatu agama.

Artinya jika seseorang telah memeluk suatu keyakinan seperti Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Konghucu pasti dia telah melalui sebuah proses panjang.

Agama adalah suatu penentuan keyakinan spiritual seseorang yang harus dihormati. Untuk itu, belajarlah untuk menghargai keyakinannya walaupun berbeda dengan kamu. Bila perlu justru kamu sebagai pasangannya dapat mengingatkan si dia untuk beribadah pada waktunya.

Baca ini juga...